Pages

Tampilkan postingan dengan label Info Bermanfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Bermanfaat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

Menghindari Bahaya Ponsel

Ponsel pada zaman sekarang sudah merupakan kebutuhan setiap orang. Dari anak yang masih duduk di bangku SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Dari tukang parkir, sopir sampai pegawai negeri, semuanya pasti memakai ponsel. Kita tidak menyadari akan bahaya yang mengancam diri kita karena ternyata ada radiasi yang dipancarkan dari ponsel. Untuk menghindari bahaya dari penggunaan ponsel (minimal mengurangi) tersebut, ada baiknya kita mengikuti saran dari Dr. Gifford-Jones berikut ini. 

Gunakanlah telepon seluler dengan sangat hati-hati. Sebagai contoh, sungguh berbahaya, sebagian remaja tidur dengan ponsel di bawah bantal mereka. Ini akan mengakibatkan kontak radiasi selama berjam-jam

Senin, 20 Desember 2010

Amankah Peralatan Dapur Anda ?

Peralatan dapur yang digunakan untuk memasak sayuran atau makanan sehari-hari perlu diperhatikan agar terhindar dari hal yang merugikan kesehatan kita. Ada beberapa jenis bahan yang biasanya berhubungan dengan peralatan masak yaitu aluminium dan timbal (Pb).

Aluminium
Hampir 50% peralatan memasak terbuat dari bahan aluminium. Kita harus ekstra hati-hati, apalagi untuk menggodok bahan-bahan tanaman obat herbal, sangat dilarang untuk menggunakan panci / alat dari aluminium. Sebab zat-zat yang terkandung pada tanaman berkhasiat tersebut dapat meluruhkan aluminium yang nantinya akan ikut terminum.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menderita alzheimer (pikun) biasanya mempunyai kandungan aluminium yang tinggi dalam otaknya.

Kamis, 02 Desember 2010

Cara Menyimpan Telur

Telur Ayam Kampung
Kualitas telur satu dengan yang lain berbeda-beda. Telur bersifat rapuh dan perlu disimpan dengan benar. Jika tidak didinginkan dengan benar, ada kemungkinan telur tersebut menjadi tidak segar. Cara menyimpan telur yang benar akan membuat telur bertahan sampai satu bulan di kulkas. Simpan telur dalam kotak tertutup

Selasa, 30 November 2010

Cara Hemat Listrik

Berikut ini adalah cara hemat listrik yang disosialisasikan oleh PLN.
Nyalakan Seperlunya Matikan Selebihnya
  1. Pilihlah lampu yang hemat energi.
  2. Matikan lampu ketika sedang tidak digunakan (budayakan "on/off").
  3. Lampu teras dan lampu taman cepat dimatikan ketika hari mulai terang.
  4. Gunakan kapasitor untuk jenis lampu TL (neon).
  5. Bersihkan kaca penyebar sinar agar pancaran sinar lebih optimal.
  6. Gunakan lampu duduk untuk meja kerja saat digunakan agar cahaya lebih fokus sehingga tidak perlu menyalakan beberapa lampu untuk semua ruangan.
  7. Jika memungkinkan saklar waktu untuk mempermudah pengaturan lampu taman dan teras.


Senin, 08 November 2010

Pegagan !!! Tanaman Penambah Daya Ingat

Salah satu tanaman yang dikenal luas di seluruh dunia sebagai obat adalah Pegagan atau Centella asitica L. Selain dikenal sangat aman dan secara khusus sangat efektif untuk mengobati berbagai macam penyakit, Pegagan dikenal mampu merevitalisasi tubuh dan otak, terutama peredaran darah.

Selama ini , Pegagan digunakan untuk mengobati kepikunan, mencerdaskan otak, dan memperpanjang umur. Penyakit lain yang bisa diatasi dengan Pegagan adalah darah tinggi, stroke dan penyakit ginjal. Pegagan telah lama dikenal sebagai tanaman obat multimanfaat.

Agora Health Publishing mengkategorikan Pegagan sebagai the most powerfull healthing herbs atau tanaman obat paling mujarab.

Pegagan mudah ditanam dan bisa tumbuh dimana saja dengan penampilan tanaman cukup menarik. Pegagan mudah diolah tanpa menghilangkan manfaatnya.
Pegagan

Kamis, 04 November 2010

Osteoporosis ...?? Minum Susu Kedelai

Di Indonesia masalah osteoporosis dan menopause sudah waktunya mendapatkan perhatian serius, karena di tahun 2010 ini jumlah wanita di Indonesia diperkirakan mencapai 35 juta orang.
Osteoporosis atau keropos tulang dapat terjadi pada pria maupun wanita. Namun wanita mempunyai peluang untuk mengalaminya 4 x lebih besar dibanding pria.

Maka beberapa ahli melakukan penelitian untuk menghambat laju osteoporosis dan menopause dini. Salah satu bahan pangan yang saat ini menjadi pusat perhatian dalam hubungannya dengan osteoporosis & menopause  adalah kedelai. Karena kedelai mempunyai senyawa alami mirip estrogen, yaitu disebut fitroestrogen yang telah terbukti mampu menghambat osteoporosis.

Senyawa inilah yang menyebabkan wanita Jepang, sebagai suku bangsa yang gemar makan produk olahan kedelai tahu, susu kedelai dan olahan lain dengan bahan baku sama, usia menopausenya tinggi dan jarang mengalami keluhan pascamenopause.
Ketika protein sangat dibutuhkan sementara kandungan kolestrol perlu dihindari, maka susu kedelai bisa menjawabnya sebagai susu bebas kolestrol.
  

Rabu, 03 November 2010

Mau Kentut Tidak Bau ?. Inilah Caranya



Kentut, sesuatu yang selalu hadir di keseharian kita. Kadang terdengar "nyaring", kadang pelan, kadang berbau dan terkadang juga tanpa bau. Namun tahukah Anda apa kentut itu sebenarnya? Apa manfaatnya bagi tubuh dan orang yang menghirupnya?

Ya, kentut bukanlah angin sembarang angin. Angin yang satu ini antara benci dan rindu. Benci bila ada orang yang mengeluarkannya. Rindu bila sudah seharian tidak merasakannya. Dan cemas, bila sudah dua minggu tidak mengeluarkannya. Namun yang jelas, semua orang pasti memerlukannya.

Seberapa normalkah ? kentut seseorang yang sehat? Secara rata-rata frekuensi kentut seseorang yang sehat sekitar 10 sampai 14 kali dalam sehari. Dan bila ditampung, volume angin yang diproduksi setiap kali kentut antara 400 sampai 1.600 ml per hari.


Kentut berawal dari proses pencernaan di dalam perut kita. Saat proses pencernaan dan penyerapan makanan terjadi dalam usus halus, makanan yang tidak bisa dicerna serta sulit diserap tubuh akan dibuang ke usus besar atau kolon. Nah, di dalam usus besar inilah terjadi proses fermentasi yang antara lain menghasilkan sejumlah gas yang dibantu oleh sejumlah bakteri yang bermukin di usus.

Secara umum, tidak semua kentut mengeluarkan bau kurang sedap. Terjadinya bau yang kurang sedap saat kentut lebih sering diakibatkan oleh adanya proses pembusukan oleh metabolisme bakteri dalam usus besar seperti bau asam akibat mengonsumsi makanan yang tidak sesuai dengan kemampuan organ pencernaannya. Selain itu, makanan berbau tajam seperti petai, durian nangka dan cempedak juga dapat menyebabkan kentut berbau tajam.


Berdasarkan penelitian, kentut yang tidak berbau lazimnya terdiri atas 5 komponen gas, yakni gas nitrogen, oksigen, hidrogen, metan dan karbondioksida. Kelima gas inilah yang merupakan porsi terbesar dalam kentut. Nah, bila kentut yang berbau, biasanya ada tambahan gas-gas lain yang mengiringi seperti skatol, indol, hidrogen sulfida, dan asam lemak rantai pendek. Gas-gas ini walaupun terdapat dalam jumlah kecil mampu menimbulkan bau yang menusuk hidung.


Nah, agar kentut tidap bau, ada tips yang mungkin bisa dilakukan yakni dengan cara buang air besar sesering mungkin. Sisa makanan yang terlalu lama terkurung di dalam usus besar yang sudah berbentuk kotoran, seperti halnya sampah tentu menghasilkan bau yang kurang sedap.


Bila tinja ini cepat dibuang, maka usus besar akan cepat kosong dan gas yang ada di dalamnya pun cepat keluar. Namun bila tinja di dalam usus besar ini terlalu lama dipendam dan tidak juga dikeluarkan dalam waktu maksimal 18 jam, maka bau gas akan semakin menumpuk dan menyengat. Sehingga saat kita akan kentut, gas yang seharusnya keluar tidak berbau, akan diboncengi oleh bau yang belum dibuang tadi. Hasilnya kentut akan bau.


Coba Anda dalam sehari itu buang air besar minimal 2 kali sehari yakni pagi dan malam, niscaya kentut Anda tidak akan berbau. Tapi kalau sebaliknya, Anda tidak buang air besar lebih dari sehari, apalagi ditambah sampai tiga hari, jangankan Anda, semut dan cicak yang ada di sekitar Anda pun akan cepat mengungsi dibuatnya.


Sumber : beritajatim.com

Teh dan Kopi Cegah Kanker Otak

SEBUAH hasil penelitian terbaru yang melibatkan beberapa negara, diantaranya Prancis, Belanda, Italia, Spanyol, Inggris, Yunani, Denmark, Norwegia dan Jerman, menemukan bahwa dengan mengkonsumsi kopi ataupun teh setiap hari, dapat mengurangi resiko terkena kanker otak.
Minum Teh dan Kopi Cegah Kanker Otak
Kesimpulan tersebut diambil berdasarkan analisa yang didapatkan dari 400 ribu responden baik pria maupun wanita usia 25 – 70 tahun. Peserta direkrut antara tahun 1991 sampai 2000, dan diawasi selama sekitar 8,5 tahun.
Selama waktu itu, survei makanan dilakukan, diantaranya; jumlah teh dan kopi dikonsumsi setiap peserta, seperti dilaporkan laporan English.news.cn.

Selama penelitian, ditemukan 343 kasus baru glioma, dan juga 245 kasus baru meningioma, kanker lain yang mempengaruhi jaringan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.
Penelitian menunjukkan bahwa kopi dan teh diperkirakan dapat mencehag kanker otak. Tim peneliti menemukan bahwa minum 100 mL (atau 0,4 cangkir) per hari dapat menurunkan risiko glioma sebesar 34 persen. (embun/dms)

Kecap Bisa Kurangi Gejala Menopouse

Kecap Bisa Kurangi Gejala Menopouse
KECAP kini bukan hanya sekedar pelengkap masakan. Bumbu berbahan dasar kedelai yang difermentasikan dengan mikroba ini diklaim dapat mengurangi gejala menopause. 
 Sebelumnya penelitian telah membuktikan bahwa kedelai memiliki sifat anti-kanker dan juga dapat menurunkan kadar kolesterol. Kini sebuah penelitian terbaru yang telah di terbitkan dalam Journal of Nutrition berhasil menemukan khasiat lain dari kedelai.
Panganan kaya protein ini diklaim dapat mengurangi gejala menopause seperti hot flush, kurang tidur dan bahkan pengeroposan tulang pada perempuan.
Penelitian di Jepang, di mana kecap digunakan sebagai pelengkap makanan sehari-hari, menemukan bahwa perempuan Asia cenderung mengalami gejala menopause lebih ringan bila dibanding perempuan-perempuan Amerika dan Eropa, yang jarang menggunakan bumbu masakan ini.
Menurut para ahli di National Institute of Health and Nutrition, Tokyo, perempuan yang mengonsumsi kedelai maupun kecap sebagai produk turunannya akan memproduksi senyawa S-equol pada tubuhnya yang dapat menghentikan pengeroposan tulang dan penumpukan lemak di tahap awal menopause.
Dalam penelitiannya, sekelompok perempuan di Jepang di minta mengonsumsi suplemen berbasis kedelai yang mengandung S-equol. Setelah selama 3 bulan mengonsumsi, gejala menopause termasuk hot flush serta kekakuan leher dan bahu jauh lebih berkurang.
Menopause dikaitkan dengan babak baru dalam kehidupan perempuan dimana terjadi penurunan hormon estrogen. Penurunan produksi estrogen ini terkait dengan pengeroposan tulang. Sementara gejala yang lebih ringan seperti hot flashes di rasakan oleh setiap perempuan menopause di seluruh dunia.
Dengan demikian makanan ini bisa menjadi alternatif terapi penggantian hormon konvensional yang selama ini digunakan untuk mengatasi ketidaknyamanan pada perempuan saat menopause.

Sumber : Post Kota